Archive

Archive for the ‘Tutorial databases’ Category

Menambahkan tomcat administration tool pada apache tomcat 5.5.27

September 30, 2009 Leave a comment

JSP

Thu 2008 at 18:25 pm by Yustian M

Berhubung ada request dari teman aku mengenai artikel  penambahan paket administration tool untuk apache tomcat web server. Berhubungan dengan hal tersebut maka sekarang aku akan memberitahukan dan menjawab bagaimana cara – cara pembuatannya. Tomcat Administration Tool adalah Sebuah tool yang berbasis web base GUI untuk mengelola administrator tomcat seperti Tomcat Server, Resources dan User Definition yang tentunya akan membantu untuk pengelolaan web server tomcat. Ikutilah cara berikut untuk proses membuatnya:

  1. Pastikan kamu telah menginstal JDK 1.6 dan Apache Tomcat 5.5.27.
  2. Download paket source Apache Tomcat 5.5.27 Admin.
  3. Exract paket tersebut pada direktori apache tomcat. Misalnya:
  4. C:\Program Files\Apache Software Foundation\Tomcat 5.5

  5. Kemudian restart server.
  6. Buka http://localhost:8080/admin pada browser.
  7. Untuk User Name dan Password yang digunakan silahkan dilihat pada file tomcat-users.xml di direktori Tomcat 5.5\conf

Semoga tutorial diatas dapat membantu teman – teman untuk belajar Java terutama JENI 3.

Instal web server dilinux with sourcecode part2

September 30, 2009 Leave a comment

Linux

Wed 2008 at 11:31 am by Yustian M

Melanjutkan dari artikel yang sebelumnya Install Web Server Di Fedora 6 Part1 yang membahas cara menginstal MySQL 5.0.51 dan di artikel Instal Web Server Di Fedora Part2 ini aku akan membuat tutorial bagaimana cara untuk mengaktifkan & menginstall Apache 2.2.8 beserta tool pendukungnya dan di lanjutkan dengan konfigurasi & install PHP 5.2.5 di linux fedora 6. Selamat ngoprek linux kamu.

INSTALASI APACHE 2.2.8

  1. Sekarang masuklah di direktori Source Apache 2.2.8
  2. [root@yustian src]#cd /usr/src/httpd-2.2.8

  3. Konfigurasi dan kompilasi Source Apache.
  4. [root@yustian httpd-2.2.8]#./configure –prefix=/webserver/apache \
    >–with-apxs2=/webserver/apache/bin/apxs \
    >–with-mysql=/webserver/mysql \
    >–enable-mods-shared=all \
    >–enable-so \
    >–enable-rewrite \
    >–enable-headers \
    >–enable-mime \
    >–enable-auth-digest
    [root@yustian httpd-2.2.8]#make
    [root@yustian httpd-2.2.8]#make install

  5. Agar apache-nya berjalan pada saat start-up masuk pada file rc.local.
  6. [root@yustian httpd-2.2.8]#vi /etc/rc.local

  7. Tambahkan perintah /webserver/apache/bin/apachectl start dalam file rc.local kemudian simpanlah dengan perintah :wq.
  8. Sebaiknya apache nya belum dijalankan dulu yah.

Sekarang kamu menginstal Source PHP-nya

INSTALASI PHP 5.25

  1. Sekarang masuklah di direktori Source PHP 5.25
  2. [root@yustian src]#cd /usr/src/php-5.2.5

  3. Konfigurasi dan kompilasi Source PHP-nya.
  4. [root@yustian php-5.2.5]#./configure –prefix=/webserver/php \
    >–with-apxs2=/webserver/apache/bin/apxs \
    >–with-mysql=/webserver/mysql \
    >–with-mysqli=/webserver/mysql/bin/mysql_config \
    >–with-sqlite \
    >–enable-sqlite-utf8 \
    >–with-zlib \
    >–with-zlib-dir \
    >–with-bz2 \
    >–with-gd \
    >–enable-gd \
    >–enable-gd-native-ttf \
    >–with-ttf \
    >–enable-track-vars \
    >–with-config-file-path=/webserver/apache/conf \
    >–enable-mbstring
    [root@yustian php-5.2.5]#make
    [root@yustian php-5.2.5]#make install

  5. Selanjutnya agar file php dapat dijalankan silahkan edit file httpd.conf-nya.
  6. [root@yustian php-5.2.5]#vi /webserver/conf/httpd.conf

  7. Lalu tambahkan perintah dibawah ini dan simpan.
  8. DirectoryIndex index.html index.htm index.php
    AddType application/x-httpd-php .php
    AddType application/x-httpd-php-source .phps

    Jika ingin menentukan letak dari dokumen web kamu silahkan edit tag berikut.

    DocumentRoot “Letak file dan dokumen home page Web server”

  9. Sekarang jalankan Apache-nya.
  10. [root@yustian php-5.2.5]#/webserver/apache/bin/apachectl start

  11. Selanjutnya Cek apakah apache sudah jalan apa belum!
  12. [root@yustian php-5.2.5]#telnet localhost 80
    Trying 127.0.0.1…
    Connected to localhost.localdomain (127.0.0.1).
    Escape character is ‘^]’.
    HEAD | GET [Enter 2x] dan mucul keterangannya

  13. Tahap berikutnya testing , dengan membuat file index.php di /webserver/htdocs/ yang isi-nya:
  14. <? phpinfo ?>

  15. Hapus file index.html di /webserver/htdocs dan buka browser kamu ketik di URL http://localhost maka akan tampil seperti gambar dibawah ini. Sampai disini kamu telah membuat Webserver.

Langkah terakhir untuk memudahkan dalam membuat database kamu perlu menginstall phpmyadmin dengan cara berikut ini.

  1. Masuk ke direktori Source Tool tadi.
  2. [root@yustian ~]#cd /usr/src/

  3. Extrack file phpMyAdmin ke /webserver/htdocs/ dan rename direktori-nya menjadi php
  4. [root@yustian src]#tar –zxvf phpMyAdmin-2.11.4.tar.gz –directory=/webserver/htdocs/
    [root@yustian src]#mv /webserver/htdocs/phpMyAdmin-2.11.4 /webserver/htdocs/php

  5. Nah sekarang coba buka browser Kamu dan ketikan di URL http://localhost/php bila tampil seperti dibawah ini berarti webserver yang telah kamu buat sukses 100%. Ok . Silahkan mencobanya.

Membuat DATABASE RANGE di OpenOffice.org

September 12, 2009 Leave a comment

DATABASE RANGE adalah sebuah rentangan kolom dan baris di sheet yang diperlakukan sebagai tabel database. Setiap barisnya dianggap record database, dan setiap kolomnya dianggap Field database. DATABASE RANGE ini bisa di urutkan, di kelompokkan, pencarian, dan melakukan kalkulasi sebagaimana di database.

Catatan:
Database Range yang bisa diakses dan di edit adalah yang di sheet. Database Range yang ada di OpenOffice.org datasources tidak bisa diakses.

Cara membuat Database Range

  1. Blok dan pilih sel yang akan dijadikan Database Range.
  2. Pilih dari menu : Data – Define Range.
  3. Di kotak Name, masukkan nama untuk database range tersebut.

  4. Klik More.

  5. Tentukan pilihan-pilihan yang berlaku untuk database range tersebut.
  6. Klik OK.

Penggunaan Range:
Karena RANGE sudah mewakili satu tabel data, maka Range bisa menggantikan penulisan suatu alamat dalam suatu formula. Contoh: B2:E26 adalah tabel dengan kolom dari B sampai E, dengan baris dari 2 sampai 26. Jika sudah ada Range dibuat untuk B2:E26 ini misal dengan nama SD_MI_25 (lihat gambar), maka di formula, untuk parameter array bisa ditulis: SD_MI_25, bukan $B$2:$E$26 lagi.

link : http://quantan.blogspot.com/2008/02/membuat-database-range-di-openofficeorg.html

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.